Aku
sakit, aku tak pernah tau kalau laki-laki yang terlihat hebat di mata perempuan
itu sebenarnya pecundang, kamu tidak merasakan bagaimana perasaan perempuan. Perempuan
slalu menjaga hati orang yang dia sayang sehingga hati dia sendiri tersiksa.
inilah pengorbanan perempuan untuk lelaki yang tak pernah sadar, meneriakkan
namamu di deras hujan, memandangmu dari kejauhan, dan berdo'a di hening malam.
Cinta dalam diam ini lah yang mampu kupertahankan. sesuatu cinta itu tidak bisa
di paksakan, kalau kau pergi pasti cinta itu takkan pernah kembali, bila kau
kembali berarti kau berharap diri ku menjadi cintanya yang sejati. selamanya
sampai mati, dan jangan pernah mengulangi terakhir kalinya.
“ Disaat kamu ingin melepaskanya Ingatlah di saat
kamu berusaha mendapatkanya, disaat kamu ingin menduakannya Bayangkan jika dia
selalu setia, disaat kamu ingin
membohonginya Ingatlah disaat dia jujur padamu, disaat kamu merasa dia tak
berarti bagimu Ingatlah ketulusannya dan pengorbanannya Jangan sampai disaat
dia tidak disisimu kamu baru menyadari bahwa dirinya sangat berarti untukmu. “
Apa yang sebenarnya ada di otakmu anak muda, di awal
kau begitu polos dan lugu, dan di akhirnya kau membuat suatu kesalahan yang
begitu besar. Aku tak mengerti jalan fikiranmu yang sok polos dan lugu itu,
mengapa kau tidak memberatkan aku dihatimu sedikitpun tidak ada. Aku bisa
mengerti apa yang kau sampaikan meski tanpa kata, aku masih bisa melihat
wajahmu meski terpejam mataku, aku masih bisa mendengar suaramu meski ku tutup
telingaku namun aku tak bisa menutup hatiku saat aku mencintaimu, Dan air
mata hanyalah ketika hati tak mampu bicara.
Dasar Bodoh !
kau anggap ini hanya sebuah lelucon saja kah? Ini bukan sebuah film layar lebar
tapi ini nyata semua tentang hati, cinta, sayang, dan perasaan. Ohh, sebegitu
tidak butuhnya kau dengan itu semua anak muda.
“ ketika mulut tak mampu tuk
mengatakannnya Biarlah hati yang bicara dan ketika mata tak sanggup melihat
biarlah hati yang menatap semua yang terlihat nyata terkadang hanya semu belaka
gunakan hati saat akal sehat tak mampu berbuat karena
suatu penyesalan ada diakhir keputusan. “
Hey,
anak muda kamu tau seorang laki-laki yang tidak tahu bagaimana menghargai perempuan
adalah laki-laki yang tidak tahu bagaimana menghargai ibunya. Memang Perjalanan
hubungan suatu pasangan ibarat mendaki gunung. Dari kejauhan memang kelihatan
begitu indah, namun setelah mendekat dan mendaki begitu banyak bebatuan yang
harus di lewati. tak hanya itu, semakin terjal dan tinggi kita mendaki, jika
tak berhati-hati akan langkah demi langkah, rasa sakit akan jatuh, bisa datang
kapan saja, namun taukah kau? jika kita benar-benar telah mencapai puncak,
semua rasa sakit itu nyaris tak ada artinya sama sekali, karena telah
tergantikan oleh pemandangan dari matahari yang tampak malu-malu menampakkan
wajahnya, kabut tebal yang menyelimuti permukaan, pohon-pohon yang tampak
kecil, dan pemandangan memukau lainnya.
“ keberadaanku memang
tidak kau inginkan saat ini, tapi jangan sampai kau menyesal nanti” J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar