Akhir tahun 2012 yang indah dan awal
2013 yang lebih indah. Jatuh cinta itu indah memang semua orang pun juga pernah
merasakan yang namanya jatuh cinta, jatuh cinta itu membuat orang luap, lupa
akan semuanya termasuk lupa kalau dirinya sedang gila cinta.
Ini tentang perasaanku kepada seseorang. Dia (mungkin) mengira aku
tidak memiliki perasaan dan tidak dapat merasakan sakit, sehingga dia bisa
mengabaikan aku sesering yang dia suka. aku selalu memberi perhatian terbaik
yang bisa aku berikan, sesering mungkin aku mengingatkan dia agar tidak telat
makan, dan sesabar mungkin aku mendengar semua cerita dan permasalahannya.
Sayangnya, usaha terbaikku lebih sering mendapat pengabaian, kadang dia
merespon tapi respon itu tidak dia berikan dengan sungguh-sungguh.
5 bulan terakhir ini, aku tidak
mengerti, apakah semua yang aku lakukan untuk dia adalah hal yang sia-sia atau
tidak? aku tidak mengerti, apakah benih baik yang aku tabur telah siap menuai
kebaikan yang aku harapkan atau tidak menghasilkan sama sekali. Aku bingung
sangat bingung serumit inikah?
Memang aku labil dan tidak
cerdas secara emosi. Aku pernah mencoba
berkali-kali untuk melupakan dia, sayangnya hal itu tidak dapat dilakukan
secara instan. Aku tidak bisa melupakan dia sedangkan aku sangat menyayangi dia,
perasaan ini begitu berat di dia. Apakah yang aku lakukan selama ini
adalah rencana pembahagiaan atau sesuatu yang berpeluang membuat aku kesakitan?
Dia berkata sayang dan kangen, tapi kenyataannya dia selalu menggantungkan
perasaanku hingga aku merasa lelah. Dia berkata sayang dan kangen, tapi
kenyataannya dia tidak pernah membuktikan sayang dan kangen itu melalui
tindakannya yang cenderung sangat amat cuek. Dia berkata maaf, tapi
kenyataannya dia mengulang kesalahan yang sama, lagi dan lagi. dia belum tentu
peduli dan memikirkan perasaanku. Komunikasi yang tercipta satu arah, selalu
inisiatif dariku. Dia tak kunjung memberi kejelasan. Aku benci diabaikan.
Kalau benci diabaikan,
lalu kenapa aku tetap bertahan saat aku perhatian tapi dia tidak? Kenapa saya
bertahan diabaikan? Bahkan semua wanita normal pun tidak ingin mengalami hal
seperti ini, tapi kenapa aku bertahan?, berfikirlah, semua itu karna aku
mencintai dia dengan tulus, aku rela bertahan apapun yang terjadi padaku.
Aku memang tidak menuntut status, karena menurut aku perasaan yang kuat
tidak dilambangkan dari status. Aku memang tidak pernah menuntut perhatian
lebih, karena menurutku, dia adalah orang yang memiliki segudang kesibukan yang
(mungkin) tidak punya waktu untuk memikirkan orang lain. Maka dari itu aku
memcoba mengerti semua kesibukan yang dia lakukan.
Kamu memang
pernah membajak otakku. Disetiap selnya berisi KAMU. Aku sering menulis tentang
kamu, memikirkan kamu dan merindukan kamu. Tapi, aku pun juga harus memikirkan,
apakah aku merasa bahagia saat
menyayangi dan memberi perhatian kepada kamu dengan tulus? Aku percaya, cinta itu harusnya mengobati bukan
melukai.Dan aku merasa bahagia denganmu tidak ada kata menyesal.
5 bulan terakhir, kamu yang terbaik. 5 bulan terakhir,
cuma kamu yang dapat menyakitiku dan cuma kamu yang bisa jadi obatnya. 5 bulan,
terakhir ...
20:53 Baik-baiklah kamu di sana, doaku memelukmu dari jauh.. Love You So Much !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar